Dipublish Tanggal: 02/13/19 9:33 AM

Harga Samsung Galaxy J7 Prime dan Spesifikasi

Rudy Irawan - Rajasamsung

Samsung Galaxy J7 Prime saat ini harga bekasnya Rp 1.3 jutaan Dilengkapi dengan RAM 3GB simak review dan spesifikasi lengkapnya dibawah ini.

Pembuat smartphone Korea Samsung terus melengkapi anggota keluarga Galaxy J7. Selain Samsung J7 Pro, di tahun 2017 lalu produsen pun menghadirkan Samsung Galaxy J7 Prime.

Samsung Galaxy J7 Prime adalah salah satu ponsel kelas menengah yang lumayan hits di masanya. Fitur kamera hebat ditambah performa jeroan yang apik adalah beberapa daya tarik J7 Prime ini. Produsen pun telah menjejali perangkat ini dengan fitur sensor sidik jari.

Ponsel ini dirancang untuk menyasar pangsa menengah bawah dan mulai dirilis di Indonesia di penghujung tahun 2016 lalu. Yang menarik, Samsung Galaxy J7 Prime baru masih ditawarkan di salah satu situs belanja besar Indonesia seharga Rp.2,39 juta.

Samsung J7 Prime hadir dalam beberapa varian yang berbeda. Pilihannya adalah varian 3GB RAM, penyimpanan internal 32GB dan kamera belakang 13 megapiksel atau varian 2GB RAM, 16GB penyimpanan internal dan kamera 8 MP.

Youtube: Gadgetin

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy J7 Prime 2019

Harga BaruRp 2.399.000
Harga BekasRp 1.300.000
RilisAgustus 2016
Platform
ChipsetExynos 7870 Octa
CPUOcta-core 1.6 GHz Cortex-A53
GPUMali-T830MP2
RAM3GB
Storage32GB (microSD, up to 256 GB)
OSAndroid 6.0.1 (Marshmallow)
Bodi
Dimensi151.7 x 75 x 8 mm (167 gram)
LayarPLS TFT 5.5 inci (1.920 x 1.080 piksel)
ProteksiCorning Gorilla Glass
BateraiLi-ion 3.300 mAh
WarnaBlack, Gold, Rose Gold
Kamera
Depan8MP, f/1.9
Belakang13MP, f/1.9, 28mm, autofocus, LED flash
Video1080p 30fps
FiturGeo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
Konektivitas
SIMDual-SIM (Nano + Nano)
JaringanGSM/HSPA/LTE
Dukungan4G LTE
WLANWi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth4.1, A2DP, LE
GPSA-GPS, GLONASS, BDS
NFCNo
Portjack audio 3.5 mm
USBmicroUSB 2.0, USB On-The-Go
Lainnya
RadioFM radio
SensorFingerprint, accelerometer, proximity
DaftarHarga Hp Samsung Terbaru

Desain Vintage Samsung J7 Prime

Dilihat dari model bodinya, Samsung Galaxy J7 Prime identik dengan Galaxy S6, yang memulai debutnya pada tahun 2015. Beberapa orang mungkin menganggap desainnya terlihat kuno, tapi tak sedikit yang masih suka dengan desain Samsung klasik.

Tampilan material aluminium emas di bagian belakang dan trim plastik putih serta sudut-sudut yang membulat tentu tidak terlihat kekinian dibandingkan dengan perangkat Galaxy terbaru yang tertutup kaca, tetapi pada harga yang ditawarkan, siapa yang peduli? Seperti juga Galaxy S6, J7 Prime pun dilengkapi sensor sidik jari, pengalih aplikasi, dan tombol Back di bagian dagu.

Sekali lagi, pengguna tidak akan mendapatkan tampilan yang modern, atau bahkan port USB-C sebab Samsung tetap mempertahankan colokan micro USB untuk model ponsel anggaran tersebut. Desain layar ponsel ini pun sudah menggunakan kontur 2,5D untuk memberikan kenyamanan lebih saat dalam genggaman.

ADVERTISEMENT

Layar Samsung Galaxy J7 Prime Full HD

Layar full-HD yang diterapkan ke Galaxy J7 Prime berdiagonal 5,5 inci bukanlah yang terbaik di jajaran Samsung Galaxy. Panel LCD 1080p tersebut cukup standar untuk harga yang ditawarkan.

Meski begitu tampilan layar Galaxy J7 Prime cukup cerah dan jernih dengan warna-warna natural sebagaimana layar yang dimiliki Moto G5S Plus. J7 Prime mengantongi peringkat 0,30 Delta-E untuk pengukuran akurasi warna.

(Angka lebih dekat ke 0 lebih baik.) Dalam pengujian bahkan tampilan layar Galaxy J7 Prime sebanding dengan Galaxy S8, yang mencetak angka 0,28. Layar J7 Prime mereproduksi 105,4 persen dari spektrum warna sRGB, setara dengan ponsel dengan harga yang sebanding.

Sebagai perbandingan, LG G5S Plus mampu meraih angka 109 persen keseluruhan. J7 Prime sedikit kurang dalam hal kecerahan, hanya mencapai 410 nits dalam uji meter cahaya.

Rata-rata smartphone adalah 433 nits, tetapi tentu saja tidak bisa diperbandingkan antara panel LCD full-HD dengan layar OLED yang sangat terang.

Secara keseluruhan, tampilan layar J7 Prime sudah sangat layak untuk memenuhi harapan konsumen di kelas menengah bawah. Terlebih lagi layar ponsel ini pun sudah ditambahkan lapisan antigores yaitu Corning Gorilla Glass sehingga aman untuk penggunaan intens atau outdoor tanpa khawatir layar “baret” akibat terkena goresan.

Samsung Experience UI

J7 Prime menjalankan Android 7.0 Nougat dengan versi 8.1 UI TouchWiz buatan produsen sendiri yang dikenal sebagai “Samsung Experience”. Samsung Experience ini pula yang digunakan di Samsung Galaxy S9 yang menjalankan Android Oreo dengan Samsung Experience 9.0, dan Galaxy S8 juga mendapatkan pembaruan untuk UI tersebut.

Samsung Experience membuat beberapa perubahan pada homescreen default Android. Ikon aplikasi ada di kanan bawah layar alih-alih di tengah bawah, bilah pencarian Google Now tepat di bawah tengah layar alih-alih di atas, dan ada widget cuaca (disediakan oleh The Weather Channel atau AccuWeather di negara atau perangkat tertentu) di sudut kanan atas layar.

Selain itu, pengguna dapat mengedit tata letak grid aplikasi dengan mudah. Antarmuka versi 8.5 ini juga sudah mendukung fitur pengenalan iris mata dan pengenalan wajah (face recognition).

Kamera Samsung Galaxy J7 Prime Solid

Mengenai fitur kamera, Samsung Galaxy J7 Prime menawarkan dua pilihan kombinasi kamera. Pertama adalah unit yang datang dengan kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP.

Varian kedua adalah J7 Prime dengan kamera utama 8 MP dan kamera depan 5 MP. Galaxy J7 Prime dengan kamera utama 13 MP dari hasil pengujian mampu menangkap bidikan yang solid di malam hari tanpa banyak memunculkan noise atau distorsi warna.

Detil gambar cukup jelas dan cukup memuaskan untuk kamera ponsel murah. Kamera selfie 8 MP sayangnya adalah cerita yang berbeda. Foto selfie yang dihasilkan tak terlalu bagus meski lensa membawa resolusi 8 MP.

Fitur Beauty Filter yang memungkinkan pengguna menyesuaikan warna dan kehalusan warna kulit, melangsingkan wajah dan memperlebar mata pun tak banyak membantu.

Daya Tahan Baterai Samsung J7 Prime

Meskipun memiliki baterai 3.300 mAh yang cukup besar, J7 Prime hanya mampu bertahan selama 8 jam dan 32 menit dalam sebuah pengujian dengan melakukan surfing web terus menerus melalui jaringan LTE.

Rata-rata smartphone bisa bertahan selama 9 jam 50 menit. Sebagai perbandingan, LG G5S Plus dengan perlakuan yang sama bisa bertahan selama 11 jam 50 menit, sementara ZTE Blade V8 Pro bisa bertahan 12 jam 8 menit, Huawei Honor 7X juga menawarkan daya tahan baterai lebih lama dengan 9 jam 21 menit.

Sayangnya, Galaxy J7 Prime ini tak dilengkapi fitur Fast Charging. Butuh waktu satu jam untuk mengisi ulang baterai hingga 50 persen.

Performa Cukup Di Kelasnya

Samsung Galaxy J7 Prime cukup kompetitif dalam hal kecepatan berkat prosesor Exynos 7870 buatan Samsung sendiri. Sisi grafis, Samsung Galaxy J7 Prime mengunggulkan Chip Grafis buatan Mali-T830 MP1 yang handal ketika digunakan memainkan game.

Galaxy J7 Prime ini mencatat skor 3.580 dalam tes Geekbench 4 dari kinerja sistem secara keseluruhan yang hampir setara dengan Moto G5 Plus (3.746) namun lebih tinggi dari ZTE Blade V8 Pro (3.018). Namun, perangkat anggaran Samsung ini bukan yang terbaik untuk bermain game.

Dalam uji 3D Storm Ice Storm Unlimited dari kinerja grafis, J7 Prime hanya menghasilkan skor 8.140. Ponsel lain dalam kisaran harga ini jauh lebih handal seperti G5 Plus yang bisa mencetak angka 13.862, sementara Blade V8 Pro memiliki clock 11,897. Lalu ada 7X Honor yang meraih skor 11.586.